Jamur Tiram: Klasifikasi, Habitat, Cara Budi Daya, dan Manfaat

(Nusantara7.id) – Jamur memiliki peranan yang penting yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Manfaat jamur juga sangat beragam salah satunya adalah untuk dikonsumsi. Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi.

Akibat dari sering dikonsumsi, para petani kemudian melakukan budi daya terhadap jamur jenis ini. Manfaat yang ditawarkan oleh jamur ini juga sangat beragam khususnya bagi kesehatan manusia.

Klasifikasi Jamur Tiram
Mengutip dari buku ‘Untung Besar dari Bisnis Jamur Tiram’, berikut merupakan klasifikasi ilmiah dari jamur tiram:

Kingdom: Myceteae (fungi)
Divisio: Amastigomycota
Sub Divisio: Basidiomycotae
Kelas: Basidiomycetes
Ordo: Agaricales
Familia: Agaricaeae
Genus: Pleurotus
Spesies: Pleurotus sp.

Jamur tiram terdiri dari beberapa varietas yaitu, jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), jamur tiram abu-abu (Pleurotus cystidius), jamur tiram merah (flabellatus) dan jamur tiram cokelat (Pleurotus umbellatus) atau yang biasa juga dikenal sebagai jamur tiram raja karena bentuknya yang besar.

Sedangkan jamur tiram memiliki tudung yang menyerupai cangkang tiram yang menelungkup dan disangga oleh batangnya. Diameter dari tudung tersebut beragam yang memiliki kisaran antara 3 sampai dengan 15 cm.

Jamur tiram abu-abu memiliki rasa yang manis dan memiliki tangkai yang tidak bercabang. Jika dibandingkan dengan tiram putih maka tiram abu-abu memiliki ukuran diameter tudung yang lebih kecil.

Sedangkan jamur tiram raja atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan king oyster juga memiliki tangkai yang tidak bercabang. Tudung yang dimiliki jamur jenis ini relatif besar dengan warna kecokelatan dan pecah di bagian pinggirnya.
Klasifikasi Jamur Tiram
Mengutip dari buku ‘Untung Besar dari Bisnis Jamur Tiram’, berikut merupakan klasifikasi ilmiah dari jamur tiram:

Kingdom: Myceteae (fungi)
Divisio: Amastigomycota
Sub Divisio: Basidiomycotae
Kelas: Basidiomycetes
Ordo: Agaricales
Familia: Agaricaeae
Genus: Pleurotus
Spesies: Pleurotus sp.

Jamur tiram terdiri dari beberapa varietas yaitu, jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), jamur tiram abu-abu (Pleurotus cystidius), jamur tiram merah (flabellatus) dan jamur tiram cokelat (Pleurotus umbellatus) atau yang biasa juga dikenal sebagai jamur tiram raja karena bentuknya yang besar.

Sedangkan jamur tiram memiliki tudung yang menyerupai cangkang tiram yang menelungkup dan disangga oleh batangnya. Diameter dari tudung tersebut beragam yang memiliki kisaran antara 3 sampai dengan 15 cm.

Jamur tiram abu-abu memiliki rasa yang manis dan memiliki tangkai yang tidak bercabang. Jika dibandingkan dengan tiram putih maka tiram abu-abu memiliki ukuran diameter tudung yang lebih kecil.

Sedangkan jamur tiram raja atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan king oyster juga memiliki tangkai yang tidak bercabang. Tudung yang dimiliki jamur jenis ini relatif besar dengan warna kecokelatan dan pecah di bagian pinggirnya. (AGP/AR)

Sumber: detik.com

Print Friendly, PDF & Email
   Send article as PDF