Denpasar, (NS7) – Sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Nah, apakah kamu bisa jelaskan makna sila pertama Pancasila ini?
Sebelumnya, kamu perlu tahu dulu apa itu makna kata ‘maha’ dan ‘esa’ dalam sila pertama Pancasila. Kata ‘maha’ berasal dari bahasa Sanskerta atau Pali. Makna kata ‘maha’ dalam sila pertama Pancasila yaitu mulia atau besar. Sementara itu, kata ‘esa’ memiliki makna keberadaan yang mutlak.
Sila pertama Pancasila, yaitu ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ memiliki makna bahwa bangsa Indonesia mempunyai kebebasan untuk menganut agama dan menjalankan ibadah yang sesuai dengan ajaran agamanya, mewujudkan kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang antar sesama manusia Indonesia, antar bangsa, maupun dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya.
Perwujudan kehidupan di antaranya dengan menumbuhkan saling menyayangi, saling menghargai, dan saling mengayomi, seperti dikutip dari penelitian Erman S. Saragih, dosen Teologi dari Institut Agama Kristen Negeri Tarutung dalam Jurnal Teologi Cultivation.
Sila pertama Pancasila membahas sifat-sifat luhur atau mulia yang harus dimiliki segenap bangsa Indonesia. Sila pertama Pancasila menganjurkan pemeluk agama masing-masing untuk menaati norma-norma kehidupan beragama yang dianutnya. Ketuhanan dalam sila pertama Pancasila menjadi salah satu prinsip dasar dan penyatu bangsa Indonesia. Pemahaman tentang sila pertama Pancasila juga bertautan dengan keempat sila Pancasila lainnya.
Di samping itu, sila pertama Pancasila juga mengandung nilai makna bahwa negara juga wajib menjamin kemerdekaan setiap warga negara tanpa diskriminasi untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya.
Perwujudan kewajiban negara tersebut salah satunya dengan menciptakan suasana yang baik, memajukan toleransi dan kerukunan agama, serta menjalankan tugas untuk meningkatkan kesejahteraan umum sebagai tanggung jawab yang suci.
Sumber : Detik.com
(GC)