Pakar dari UPI Masuk Daftar Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia

(NS7) – Salah satu pakar dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali masuk daftar ilmuwan paling berpengaruh di dunia. Dia adalah Dr.Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng. yang merupakan dosen berpangkat Associate Professor (lektor kepala) dari Departemen Pendidikan Kimia, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UPI. Sebelumnya, Elsevier BV dan Stanford University kembali merilis update database per tanggal 20 October 2021 mengenai daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia.

Update data terbaru pada 20 Oktober 2021, terdapat 58 ilmuwan berafiliasi Indonesia yang masuk daftar dalam kategori single year, salah satunya Dr. Asep. Melansir laman UPI, Sabtu (23/10/2021), Dr. Asep yang bergelut dalam topik riset “particle technology” yang diaplikasi dalam bidang sains, rekayasa, dan pendidikan ini masuk dalam 1% ilmuwan terbaik.

Dari data Elsevier-Stanford University untuk single year, peringkatnya mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya dengan posisi yang lebih tinggi.

Dr. Asep bergerak untuk penelitian dan publikasi bersama timnya dalam Nandiyanto Research Group serta timnya dalam Kantor Jurnal dan Publikasi UPI. Adapun beberapa riset telah dilakukannya, seperti:

1. nanoteknologi (sejak 2004)

2. fotokatalis (sejak 2005)

3. adsorben limbah (sejak 2005)

4. milling process (sejak 2013)

5. re-use agricultural waste (sejak 2013)

6. pendidikan sains dan teknologi (sejak 2017)

7. metal organic framework (sejak 2018)

Publikasi di scopus per 23 Oktober 2021 sebanyak 242 buah dengan h index 29. Masih banyak karyanya yang dihasilkan, di masa pandemi ini.

Ia menciptakan beberapa alat, diantaranya bilik sterilizer dan nano healing yang sudah di hak cipta dan di hak paten kan. Selain itu, Dr. Asep saat ini sudah mengantongi lebih dari 32 penghargaan nasional dan internasional. Selain di tingkat dunia, di lingkungan UPI sendiri dia merupakan peraih penghargaan sebagai Dosen dengan Kinerja Penelitian dan Publikasi Terbaik 2021. (AGP/GS)

Source : https://www.kompas.com/

Print Friendly, PDF & Email
   Send article as PDF