Samsung Bayangi Apple di Pasar Smartwatch

(NS7) – Firma riset pasar Counterpoint Research merilis laporan pangsa pasar smartwatch untuk kuartal III-2021.

Dari data yang dihimpun, jumlah pengiriman smartwatch di dunia naik 16 persen dibanding kuartal III-2020. Tren positif ini berlanjut dari kuartal-II 2021 sebelumnya yang juga naik dua digit.

Apple masih merajai pasar smartwatch pada periode ini. Perusahaan asal Cupertino, AS ini memuncaki posisi dengan pangsa 22 persen. Akan tetapi, dominasi Apple dibayangi oleh Samsung yang ada di urutan kedua dengan pangsa pasar 14 persen.

Menurut Counterpoint Research, Samsung mengalami kenaikan paling tinggi pada kuartal III-2021 berkat peluncuran Galaxy Watch 4 series.

“Kinerja Samsung lebih baik dari yang diperkirakan pada kuartal III-2021,” kata Analis Senior Counterpoint Research, Sujeong Lim.

Lim mengatakan, lebih dari 60 persen dari total pengiriman smartwatch dijual di Amerika Utara dan Eropa, di mana pangsa smartwatch dengan harga menengah dan mahal cukup tinggi di sana.

Vendor Q3 2020 Q3 2021 Apple 28 persen 22 persen Samsung 10 persen 14 persen Amazfit 5 persen 6 persen Imoo 7 persen 6 persen Huawei 14 persen 5 persen Garmin 4 persen 5 persen Sumber data tabel: Counterpoint

Sementara itu, Apple justru kehilangan 10 persen pangsa pasarnya secara year over year (YoY).

Salah satu penyebabnya menurut Counterpoint Research adalah penundaan pengiriman Apple Watch Series 7.

Sebelum diumumkan bersama acara peluncuran iPhone 13 bulan September lalu, Apple Watch Series 7 dikabarkan mengalami masalah produksi yang menyebabkan pengirimannya terganggu.

Menurut laporan Nikkei Asia, produksi Apple Watch terhambat karena desain baru yang cukup rumit.

Kembali ke data Counterppint Research, di urutan ketiga ada Amazfit dengan pangsa pasar 6 persen.

Kemudian di urutan keempat dan kelima secara berurutan ada Imoo dan Hauwei yang masing-masing memperoleh 6 persen dan 5 persen pangsa pasar. Garmin menempati posisi keenam dengan pangsa pasar 5 persen.

Pangsa pasar WearOS naik

Tidak hanya hardware, pangsa sistem operasi smartwatch juga mengalami perubahan.

Kenaikan Samsung pada kuartal III-2021 ini turut mendongkrak pangsa pasar Wear OS buatan Google yang digunakan di Galaxy Watch 4.

“Google telah mempertahankan pangsa dominan di pasar smartphone dengan Android-nya, tapi sejauh ini belum banyak digunakan di pasar wearable,” kata Lim.

Sebab, menurut Lim, Google mengontrol pabrikan (OEM) smartwatch untuk menyesuaikan antarmuka (UI) dan hal itu tidak dipilih oleh para vendor karena rendahnya efisiensi daya dan respons yang lambat.

Masih banyak smartwatch di pasaran yang lebih memilih menggunakan OS buatan sendiri atau Real Time Operating System (RTOS), sebagaimana dirangkum KompasTekno dari halaman Counterpoint, Kamis (25/11/2021).

“Kerja sama dengan Samsung tahun ini menjadi pijakan bagi Google untuk memperluas kehadirannya di pasar wearable OS dan sepertinya akan siap untuk bertransformasi ke platform wearable yang lebih terbuka untuk sekarang dan seterusnya,” kata Lim. (AGP/KA)

source : https://tekno.kompas.com/

Print Friendly, PDF & Email
   Send article as PDF